Wednesday, 1 January 2014

It's New Year Kucchh

Entah kenapa malam tahun baru kali ini tidak seantusias malam tahun baru tahun lalu. Entah karena kemarin (senin malem) dapet kabar buruk, jadi masih kena efeknya, atau karena efek ngedanus malam tahun baru ini yang bisa dibilang gatot, atau faktor apa yang lain, entahlah. Yang jelas bad mood banget malem ini. Cuma bisa diem, daripada ntar ngomong malah keceplosan ngeluarin kata-kata kasar.
Tadi ketika anak-anak memutuskan untuk makan, baru pulang, aku memutuskan untuk ga ikut makan, langsung pulang aja, berasa pengen cepet-cepet masuk kamar tercinta walau kondisinya super duper berantakan. Minggu minggu ini emang mood ku lagi enggak bagus, jadi ya kamar berantakan pun masih berasa nyaman-nyaman aja buat ditinggalin. Hahaha
Hmmm, entah kenapa aku takut menyongsong tahun 2014, enggak tau kenapa. Takut menua kali ya.. Yah karena malam tahun baru tadi, mengingatkan aku pada seseorang. Yaah dia. Aku takut, seiring berjalannya waktu, maka semakin jauh pula dia meninggalkanku. Ahh, aku takut Tuhan. 2 tahun aku bertahan, dan setelahnya, aku menemukan lelaki lain, sayangnya.... Perasaan itu hanya sebatas suka, sayang. Perasaan itu tidak pernah jatuh menjdai cinta.
Apakah aku harus menunggunya Tuhan? Tidak bisa dipungkiri, ternyata aku masih mencintainya. 2,5 tahun sudah penantian ini. Apakah aku akan terus menjadi wanita bodoh yang hanya mengharap cinta darinya?
Aku takut Tuhan, aku takut aku tidak dapat berhenti mencintainya walaupun dia telah jauh meninggalkanku. Aku takut menerima kenyataan bahwa tidak pernah ada rasa di hatinya untukku seperti rasa di hatiku untuknya. Aku takut Tuhan, bahwa semakin lama, frekuensi pertemuanku dengannya semakin mengecil. Aku takut Tuhan. Aku takut.
Ah entahlah, dan malam ini mengingatkan semua kenanganku bersamanya. Ah Tuhan, aku percaya padaMu. Engkau telah merencanakan sesuatu yang indah untukku. Aku akan bersabar untuk menunngu waktunya tiba.

Thursday, 26 September 2013

Cerita hari kedua IOPGP 2013 @GOR Amongrogo Jogja

Hai haai.. Kembali lagi ke cerita IOGPG hari ke dua. Jadi hari ini itu mempertandingkan Round 1 buat, MD, WD, WS sama MS (kalau Xdnya udah kemarin)
Soo ini ceritaku harii ini.
Dimulai dari kemarin malem waktu aku liat draw buat hari ini.. Dan yang bikin drawnya itu pinteer bangeet. Semua pemain yang udah terkenal dirataain dari pagi sampai malem mainnya. Jadilah galau mau nonton jam berapa, soalnya hari ini aku kuliah sampe jam 10.00 WIB. Alhasil baru bisa nonton jam 11, karena ada sedikit urusan.  Sedikit cerita lucu di awal sih, waktu aku beli tiket masuknya. Jadi bapak penjual tiketnya itu tanya, “mau nonton siapa mba? Siapa yang disuka?” trus tak jawab aja “semuanya pak” bapaknya tanya lagi “siapa ahsan, hayom?” (aku nyela “yang muda pak”) “ Kalo hayom tadi udah main mba..” trus tak jawab “eeeehhm. Jonatan Christie pak. Kalo Jonatan udah main belum pak. Soalnya kalo tak lihat jadwalnya dia main jam 11’an” Trus bapaknya bingung malah pada toleh-toleh satu sama lain nanyain jawaban pertanyaanku. Akhirnya salah satu bapak bilang “ehm, kayaknya sih udah mba (dalam hatiku sedikit kecewa) tapi mungkin masih main. Barusan dia masuk” “ooh, ya udah. Makasih pak” (sambil ninggalin loket tiket). Trus aku nyamperin mba Rinta sama Wina yang udah di dalam lebih dulu. Waktu mau ke lokasi mereka (tribun kuning) aku nglewatin pintu masuk pemain ke lapangan, dan aku liat Jo di sana lagi siaap siaap. Rasanya pengen tak panggil, tapiiiii maluu ahh. Hahahaha Dan waktu ketemu mba Rinta aku langsung bilang “ada Jo di sana (sambil nunjuk) dia lagi siap-siap kayaknya mau main. Untung deh aku ga ketinggalan.” Dan ternyata beberapa menit kemudian nama Jo dipanggil. Yeeeeeeeyyy. Akhirnyaaaaaa, untuk pertama kalinya bisa nonton Jo maaaiiin :3 Waaah, Jo ini emang kereeen daaah mainnyaa (bukan cuma facenya). Ini mata ga berhenti ngliatin Jo saking terseponanyaa.. Sampai Jo selesai main pun ini mata ga berenti jelalatan ngeliatin diaa. Jadi selama masih ada Jo di pinggir lapangan jadi ga fokus nonton yang lainnya. Ada ko Yoke/Age, Imma/Sri vs Keshya/Devi Tika, Ganis vs Febby dlll dan aku sama sekali ga merhatiin permainan mereka. Sampai akhirnya masuklah Melva/Inem ke lapangan. Jeng jeng jeeeng. Langsung ajakin wina buat pindah ke tribun biru. Secara aneeh penasaran sama pola permainanya Melva/Inem. Di Youtube belum banyak sih. Haha. Dan two thumbs buat mereka. Melva playmeker kece, Inem penggebuk yang kereen. Smashnya itu lhoo cetar membahana, mengundang decak kagum dari beberapa orang yang nonton di deketku (termasuk aku juga berkalikali bilang “wow”). Menurutku Melva/Inem lebih bagus dari Masita/Utun trus sedikit lebih bagus dari Maretha/Melvira..

Tuesday, 24 September 2013

Cerita IOGPG day 1, 24 September 2013 @GOR Amongrogo Jogja

Hari ini bener bener mengesankan walaupun sedikit kesel sih (kesel bukan capek tapi agak jengkel) hahaha
Dari awal udah pengen ngelive hari selasa (hari ini), rabu sama jumat. Sedangkan hari sabtu minggu ga mungkin nonton soalnya ada weekend kmkath (kayak makrab gitu) sooo, ga mungkin fobar sama jawareeznyaaa :'(
Okeeeh, back to titlee..
Seneeeng bangeet hari inii. Bisa nontooon secara live atlet atlet main.. Yang biasanya aku cuma bisa streaming atau ngeyoutube, tapi sekaraaang liveee cooy, dengaaaan mataku sendirii tanpa harus ada bantuan dari lensaa kameraaa. hahaha
Sedikit tersepona sih di awal waktu lihat Arinda (lagi, dulu udah pernah. baca ceritanya disini), Utun, Masita, Kevin, Andrei Adistia, Kenas, Seiko, Hantoro, Meimei, Dian Fitriani, Aris Budiharti, Hermansyah, Ganis, Kevin Ersa, Raffidias, Shella, Fajar Alfian, Della, dan lainlain yang aku lupa namanya di babak kualifikasi.
Dan ada Butet, Owi, Rijal, Kido, Pia, Rizki, Gideon, Riki, Richi, Weni, Irfan, Devi Tika, Ardiansyah, Edi, gloria dan beberapa pemain luar, seperti Quan Tan Aik, Lai Pei Jing, Rodjana, Rawinda, Sannatasaah. Dan yang terpentiing bisa fobar sama Lai "Lala" Pei Jing :D

Saturday, 16 March 2013

Lukas 12 :22-34 Hal Kekuatiran

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: " Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Sebab hidup itu lebih penting dari makanan dan tubuh itu lebih penting dari pakaian. Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu! Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? Perhatikanlah bungan bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu : Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu. Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya! Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.
Janganlah takut, hai kamu kawan-kawan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.
Jualah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. Karena dimana hartamu berada, disitu juga hatimu berada.

Friday, 8 March 2013

Sebeeeell bangeeeett sama oraaangg..
Kamu itu orang saintis lho, calon penyandang gelar S.Si., tapi kelakuaannmu ituuuu..
Belum pernah ambil praktikum fisika dasar apa ya?? kan udah dijelasin disana, kalo dalam mengambil kesimulan dari suatu penelitian itu dibutuhkan data yang banyak.. Trus dibikin argumenn, argumennya juga ga cuma satuu. Trus baru diambil kesimpulan.
Nhaa kamu, baru dapet satu data aja, data mentah lagi belum dianalisa kebenarannya udah langsung main tarik kesimpulan aja.. Huaahuaaa.. Nilai praktikum fisdasmu dulu apa sih? Aku yang cuma dapet B aja ngerti tentang hal ituu..
Ckckckckck..
Maaff kalo aku ga sukaaa.. Udah 3x aku jadi korban penarikan kesimpulanmu yang salah itu.. Maraah?? Jelaaaasssss!!!
Dan dari pengamatnku, udah 4x kamu salah menarik kesimpulan dari sebuah masalah.. Kenapaaaa?? ya karena tindakan gegabahmu itu yang dengan gampangnya ngambil kesimpulan dengan data yang baru dikit dan tidak layak untuk langsung ditarik kesimpulan. Pake acara enggak ditelaaah dulu pula datanyaa..
Aduh kamu ini lhoo,, kasian aku sama kamu.. Selama pengamatnku, aku udah orang ketiga lho yang bermasalah sama kamu..
Semoga kamu cepet menyadari kesalahanmu dehh..
#pukpuk

Wednesday, 13 February 2013

Pilih Saja Aku ~ Petra Sihombing

Gara-gara semalam ngegalau sama mba Chika di kamarnya Herna dengerin lagu ini. Tiba-tiba jadi suka banget sama lagu ini

Pilih Saja Aku

Cinta mengapa kau sengsara benci ku melihatnya
Oh oh dia itu siapa bisa membuatmu merana
Cinta apa kau tak bahagia sini denganku saja
Oh oh dia itu siapa aku ini lebih baik darinya

Jauh dalam hatimu aku tahu
Engkau ingin ada orang yang selalu
Mencinta dan memelukmu setiap waktu
Kalau dia tak mampu pilih saja aku

Cinta apa kau tak bahagia sini denganku saja
Oh oh dia itu siapa aku ini lebih baik darinya

Jauh dalam hatimu aku tahu
Engkau ingin ada orang yang selalu
Mencinta dan memelukmu setiap waktu
Kalau dia tak mampu pilih saja aku

Ini hatiku untukmu
Percayalah padaku sayangku

Jauh dalam hatimu aku tahu
Engkau ingin ada orang yang selalu
Mencinta dan memelukmu setiap waktu
Kalau dia tak mampu pilih saja aku


Thursday, 15 November 2012

Menunggu dan Percaya

Detik demi detik pun berlalu
Hari-hari terus berganti
Dan aku masih terdiam di sini
Hatiku terhipabisal menunggumu

Cinta nuees ardentes itu,
Ternyata tak kunjung kembali. Tahukah kau?
Rasa rindu ini lebih besar dari lherzolit, bahkan pegmatit

Cepat pulang, cepat kembali
Aku tak ingin terfraksinasi terlalu lama
Aku tak ingin poikilitik keraguan melandaku

Aku percaya, aplite cintamu tetap menjadi milikku
Dan ketika hari itu tiba
Vitrofitik cinta kita akan memiliki spherulite
Dan hidup dalam peritectic



Yogyakarta, 8 November 2012

Mei Astrid Ardiani